KUTEK BIASA #VERSUS KUTEK GEL

April 05, 2017

Hai! Aku Liz


Kali ini aku mau memberikan pendapat aku mengenai perbedaan dari kutek biasa dan kutek gel berdasarkan pengalaman aku, plus minusnya dari kutek biasa dan gel, jadi semoga dapat membantu kalian yang lagi bingung mau menggunakan kutek biasa atau gel. Kalau untuk pigmentasi warnanya, tergantung dari brandnya itu sendiri, dan kalau kalian pakai kutek di salon kukupun, intensitas warnanya dapat disesuaikan dengan kepuasan kita, kalau memang kita merasa warnanya kurang tebal, biasanya akan ditambah lagi layernya.

Lalu dari segi harga, kutek gel lebih mahal dibandingkan dengan kutek biasa, apalagi harga mengecat kuku di salon dengan menggunakan kutek biasa dan kutek gel, perbedaan harganya lumayan jauh. Untuk ketahanannya, kutek gel jauh lebih tahan lama (bisa sampai 2 atau 3 minggu, tergantung dari aktivitas yang kita lakukan) dibandingkan dengan kutek biasa yang kurang awet, apalagi untuk yang suka melakukan pekerjaan seperti mencuci baju, piring, kutek akan lebih mudah rusak.




Cara membersihkannya, untuk kutek biasa dapat dilakukan di rumah dengan menggunakan aseton, sedangkan untuk kutek gel, aku lebih menyarankan untuk membersihkan di salon kuku, karena kalau diletek atau dikopekin kuteknya, kuku yang nantinya tumbuh akan rapuh, soalnya masih ada sisa-sisa kutek yang menempel, intinya penghapusan kutek gel harus menggunakan teknik khusus yang hanya dapat dilakukan oleh orang yang punya keahlian tersebut, harga membersihkan kutek gel di salon kuku seingat aku kurang lebih Rp 5000/jari. 

Penggunaan kutek gel sangat merusak kuku, seumur hidup aku baru dua kali menggunakan kutek gel dan selalu nyesel, sedangkan menggunakan kutek biasa tidak begitu merusak kuku, kalau sudah jelek tampilannya tinggal dihapus dengan aseton, tunggu dulu sekitar seminggu, baru kalian bisa kutekin lagi, supaya kukunya tidak rusak. Kalau mau beli kutek tolong jangan beli yang KW atau kutek murah yang harganya sekitar Rp 10.000 karena merusak kuku. 

Cara mengaplikasikan kutek gel, pertama mengasah kuku terlebih dahulu, lalu menggunakan base coat, setelah itu aplikasikan kutek, terakhir aplikasikan top coat. Untuk mengeringkan kutek gel harus menggunakan lampu UV, karena aku tidak punya alatnya, jadi lebih baik dilakukan di salon kuku, sedangkan kutek biasa lebih mudah digunakan, jadi bisa aku lakukan sendiri dirumah. 

Kesimpulannya aku lebih menyarankan kutek yang biasa dibandingkan dengan yang gel, karena penggunaan kutek gel membuat kuku aku rusak, dan aku termasuk tipe yang bosenan, jadi kalau sudah menggunakan kutek selama lebih dari dua minggu, bawaannya pengen aku kopekin walaupun kondisi kuteknya masih bagus, dan juga kalau misalnya terlalu lama, tampilan kuteknya kurang oke karena kukunya sudah tumbuh (jadi ada bagian kuku yang dikutekin dan bagian kuku yang baru tumbuh). Cuma kadang aku butuh yang gel untuk keperluan tertentu, misalnya aku mau menghadiri satu acara, sedangkan aku hanya ada waktu untuk mengecat kuku seminggu sebelum acara, jadi mau tidak mau harus dengan kutek gel, karena kalau dengan kutek biasa, menjaga biar tetap oke selama seminggu agak repot. Jadi sekian review kali ini, semoga bermanfaat. 

Bye. 




------------------------------------------------------------------------- 
------------------------------------------------------------------------- 

EMAIL: liz.juelita1993@gmail.com 
SNAPCHAT: lizjuelita

You Might Also Like

0 komentar